Pengertian IPO

Bagi kamu yang belum paham apa itu IPO ini penjelasannya. IPO itu kepanjangan dari Initial Public Offering. Bahasa Indonesianya Penawaran Saham Perdana. Jadi, IPO artinya saham yang pertama kali dilepas oleh perusahaan untuk ditawarkan atau dijual kepada publik seperti kita. Alias, perusahaan yang melakukan IPO adalah perusahaan yang Go Public. Untuk tahu apa saja perusahaan tersebut kamu bisa mengeceknya di Bursa Efek Indonesia alias BEI. Istilah lainnya adalah emiten. Perusahaan semacam ini wajib melaporkan kinerja perusahaan dan kondisi finansialnya kepada publik. Di mana kita dapat mengeceknya?  Ya di website bursa efek Indonesia. Itulah sekilas pengertian IPO.

Tujuan IPO

Image of eyeglasses, glass of water, touchpad and financial documents at workplace with businessmen handshaking on background

Setelah tahu apa itu IPO saham dan memiliki pengertian IPO sebagaimana di atas, kamu tentu bertanya apa tujuannya. Berikut ini tujuan IPO Initial Public Offering yang perlu kamu ketahui.

1. Sebagai Cara Menambah Modal

IPO memberikan perusahaan tambahan modal yang diperlukan untuk ekspansi lini-lini bisnis perusahaan. Ketika profitabilitas perusahaan naik, perusahaan perlu menjaganya. Salah satunya dengan menambah modal usaha, yang digalang dari penjualan saham perusahaan.

2. Memperoleh Dana Murah

Berbeda ketika meminjam di Bank, lewat IPO perusahaan tidak perlu membayar bunga. Perlu kamu ketahui, bunga bank untuk perusahaan itu sangat tinggi. Sama halnya dengan cara bank menerbitkan surat utang atau obligasi.

3. Melesatkan Pertumbuhan Perusahaan

Dana murah yang bisa didapatkan perusahaan dari initial public offering semacam ini sangat mungkin melesatkan laju pertumbuhannya. Analoginya begini. Dana internal yang dimiliki oleh perusahaan hanya cukup membuka satu atau dua cabang. Dengan menawarkan saham IPO, perusahaan bisa membuka hingga beberapa kali lipat jumlah itu. Logikanya, potensi profit yang akan diterima juga berlipat-lipat. Dalam jangka panjang ini keputusan yang strategis.

4. Meningkatkan Nilai Perusahaan Secara Umum

Perusahaan yang go public berpeluang lebih besar menaikkan nilainya di masa depan. Seiring dengan membaiknya kinerja, kepercayaan investor meningkat. Termasuk di antaranya investor seperti pemegang saham umum. Jika sudah begitu, maka harga saham juga cenderung naik.

5. Meningkatkan Citra Perusahaan

Perusahaan yang melakukan IPO Initial Public Offering ini memiliki transparansi yang jauh lebih diandalkan dibandingkan yang tidak. Pasalnya, neraca keuangannya bisa dibaca secara umum di website BEI. Jadi, mereka yang ingin membeli saham bisa tahu mana perusahaan yang sedang mengalami trend kenaikan harga saham, mana yang stagnan atau turun. Selain itu perusahaan yang kinerjanya bagus biasanya menjadi sorotan media yang secara tidak langsung menjadi alat marketing dan meningkatkan nilai perusahaan.

Langkah-langkah Perusahaan Untuk Melakukan IPO

Melakukan go public itu sepintas mudah, tapi ternyata banyak tahap yang harus dilewati sebuah perusahaan untuk melakukan IPO dan menentukan harga saham ini. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Due Diligence Meeting

Mengadakan pertemuan dengan perusahaan sekuritas atau Underwriter yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK: pertemuan ini dikenal sebagai Due Diligence Meeting. Perusahaan Sekuritas berperan sebagai perantara yang akan menjualkan saham perdana perusahaan go public. Perusahaan Sekuritas juga memastikan semua peraturan dan persyaratan sudah dipenuhi oleh perusahaan yang mengeluarkan saham IPO tersebut. Pihak-pihak yang terlibat dalam due diligence meeting ini antara lain owner atau pemilik saham (dalam hal ini perusahaan), appraiser (penaksir aset perusahaan), konsultan hukum, dan auditor independen.

2. Public Expose dan Road Show

Ini bertujuan mengenalkan saham IPO perusahaan itu. Caranya adalah dengan mempresentasikan prediksi perkembangan dan pertumbuhan perusahaan di masa depan kepada para calon investor (baik institusi maupun perorangan). Hadir pula dalam presentasi tersebut adalah para investor asing. Atau, perusahaan melakukannya di berbagai tempat sebagai bagian dari promosi.

3. Book Building

Paska public Expose dan roadshow, para investor yang berpotensi menawar dan membeli saham IPO perusahaan akan hadir. Lalu terjadilah proses penawaran jumlah dan harga saham tertentu. Penetapan harga saham IPO adalah dari jumlah penawaran investor yang tercatat. Di tahap book building ini sering terjadi jumlah saham yang ditawarkan sold out atau habis sehingga terjadi penerbitan saham baru untuk memenuhi permintaan investor. Keadaan ini dikenal sebagai oversubscribed – kondisi di mana permintaan lebih besar daripada penawaran. Sebaliknya disebut under-subscribed jika saham tersebut kurang diminati – berdampak pada penurunan harga saham.

4. Penentuan Harga

Pada langkah terakhir proses IPO, perusahaan sekuritas atas persetujuan perusahaan IPO akan menentukan harga saham perusahaan tersebut. Dasarnya adalah penawaran dari calon investor. Kalau terjadi oversubscribed maka ada penjatahan atau alokasi bagi para calon investor. Jika undersubscribed, perusahaan sekuritas yang akan menampung sisa saham yang belum terjual sebagaimana perjanjian di awal dengan perusahaan pemilik saham tersebut.

Tipe-tipe Saham IPO

Setelah memahami bahwa definisi IPO mirip dengan ICO, kamu juga harus paham beberapa jenis saham IPO berikut ini:

Saham Blue Chip

Ini adalah saham yang dianggap paling profitabel. Dikeluarkan oleh perusahaan yang reputasinya sangat bagus dan kredibilitas sahamnya sudah diakui. Perusahaan-perusahaan Big Five atau para market leader di bidangnya umumnya pemilik dari saham-saham ini. Profit yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan tersebut stabil. Maka dari itu pemilik saham blue chip pasti mendapat dividen atau bagi untung sesuai perjanjian dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Saham Income

Dengan saham ini pemilik saham berhak memperoleh dividen yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Perusahaan umumnya mendapatkan peningkatan keuntungan dan dividennya dibagi secara teratur kepada pemilik saham.

Saham Growth

Saham growth dikeluarkan oleh perusahaan ternama dan terbesar di bidangnya. Perusahaan yang mengeluarkan saham growth ini profitnya cenderung meningkat signifikan.

Saham Spekulatif

Saham spekulatif cenderung menawarkan keuntungan dalam jangka panjang di masa depan. Berbeda dari saham-saham jenis lain yang keuntungan setiap saat bisa diharapkan.

Saham Counter Cyclical

Saham jenis ini keistimewaannya tidak dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dunia. Dalam kondisi krisis sekalipun keuntungan yang dihasilkan bisa tetap besar. Jika kamu pernah mendengar ada saham perusahaan yang harganya tetap tinggi meski ada resesi global, inilah yang disebut saham counter cyclical.

Untung Rugi Berinvestasi IPO

Sama seperti berinvestasi dalam bidang apa pun, investasi saham IPO juga tak luput dari risk and return-nya sendiri. Namun, kecenderungan ekonomi yang semakin global membuat kamu perlu pertimbangkan berinvestasi pada saham IPO alias IPO Initial Public Offering ini. Artinya, potensi profit terus mengalami pertumbuhan. Indikatornya antara lain konsumsi global meningkat, perusahaan-perusahaan punya lebih banyak ruang untuk berekspansi.

Keuntungan dari investasi Saham IPO adalah kamu bisa mulai dari membeli saham dengan harga yang terjangkau. Sementara itu, potensi profit yang kamu dapatkan tetap tinggi. Inilah menariknya. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan berbasis teknologi informatika seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan lain-lain mengalami lonjakan profit yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kemunculan perusahaan-perusahaan start up menjadi trend yang terus tumbuh dan berkembang.

Apakah ada risiko membeli saham semacam ini? Jelas ada. Itulah konsekuensi dari peluang. Namun, dengan kalkulasi dan prediksi yang strategis risiko-risiko itu bisa kita minimalisir. Caranya pelajari lebih jauh dan rinci perusahaan yang kamu ingin beli saham perdana yang dijualnya. Apakah profitabel? Transparan? Grafiknya terus naik? Apakah saham yang akan ditawarkan memiliki kecenderungan mengalami kenaikan harga? Itu tadi sekilas mengenai apa itu IPO. Untuk selanjutnya, kamu bisa menjajal berinvestasi di dunia saham, terutama pada jenis IPO. Silakan mencoba!